Nasi Goreng
Cerita ini berdasarkan kisah nyata. Kejadian tadi malam
W = Wanita Pembeli Nasi Goreng
P = Pria Pasangannya / Pacarnya
T = Tukang Nasi Goreng
————————————————————
W : “Yang, kamu mau pesen apa?” ~nanya ke pacarnya
P : “Nasi Goreng Kambing aja, yang”
W : “Mas, pesen Nasi Goreng Gila satu,
Nasi Goreng Spesial satu, sama Nasi Goreng Kambing satu.. Nasi goreng
spesialnya dibungkus ya, Mas”
T : KAMBINGNYA makan di sini, mbak?
P : !@#$#@$!!
W : Iya Mas (jawab ragu2)
T : YANG GILA juga makan di sini?
W : *#!$*&@
Nama : Abi Wuryantoko
No Absen : 1
Robot Detektor Kebohongan
Maman adalah seorang genius, profesor pintar yang berhasil menciptakan
sebuah robot canggih, yang memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan
apapun yang dikatakan oleh manusia. Si Robot akan menampar siapapun yang
mengucapkan kebohongan. Dengan bangga, Maman membawa robot itu kerumah
untuk dipamerkan pada anak dan istrinya. Maman menunggu anaknya pulang
untuk memperlihatkan hasil karyanya yang tercanggih itu.
Tetapi, anaknya tak kunjung pulang. Setelah sekian lama, baru sore hari lah si anak pulang.
"Asep, kamu dari mana? kok jam segini baru pulang” tanya si Maman
"Ada pelajaran tambahan pap" jawab Asep, sang anak.
*PLAK!!!* Sang Robot menampar si anak dengan keras.
"Asep, ini adalah robot ciptaan papap, dia akan menampar siapapun yang
berbohong! Sekarang katakan dengan jujur, kenapa kamu pulang telat ??!"
"Maaf pap.... aku habis menonton film di rumah teman"
"Film apa?"
"Film Komedi pap"
*PLAK!!!*
"Ayo katakan dengan jujur film apa ??"
“Maaf pap… saya menonton film porno", jawab Asep sang anak sambil menunduk.
Mendengar jawaban Asep, Maman seketika marah. Matanya melotot. Sambil menunjuk-nunjuk, Maman berkata :
"Kamu ini yah... Kecil-kecil udah punya kelakuan kayak gitu? Kalo besar
itu kamu mau jadi apa???! Kurang ajar kamu ya… bikin malu papap ajah."
"Perbuatan yang benar-benar memalukan!!! papap waktu seumuran kamu gak pernah senakal kamu tau !!!"
*PLAK* Maman sang profesor di tampar keras oleh si Robot.
Seketika, suasana rumah hening beberapa saat.
Istri Maman, yang sedari tadi mendengarkan kejadian tersebut keluar
kamar dan langsung berkata : "Abang ini gimana sih??? Sama saja
kelakuannya kayak anaknya! Buah Apel gak pernah jatuh jauh dari pohonnya
kan? Inget Bang, bagaimanapun, Asep itu anak Abang, jadi...."
*PLAK* Si robot menampar istri Maman sebelum dia sempat menyelesaikan kata-katanya
Dan, seketika suasana rumah hening.... heninggggggggggg begitu lama.
Nama: M Shendy Cavilessi
No Absen : 12
Onta Sial
Di
Arab setiap tahunnya diadakan lomba balap onta, lomba onta tersebut adalah lomba
yang sangat bergengsi bagi orang sana. Ada
seorang laki-laki yang selalu mengikuti
lomba onta tersebut, tetapi setiap tahunya ia selalu kalah, orang itu namanya Basdur. Sebentar
lagi lomba tahun ini akan segera diadakan tetapi si Badrus masih bingung karena
setiap ia mengikuti balap onta tersebut ia selalu kalah akhirnya ia pun pergi
ke toko onta.
Badrus ;” pak
saya mau beli onta yang kalau ikut lomba pasti menang.”
Pnjual : “ ohh.. ada pak tapi harganya mahal, mauu ?”
Badrus :”
berapapun akan saya beli agar bias memenangkan lomba ini, emang berapa
harganya?”
Pnjual : “
harganya Rp.200 juta, onta ini memiliki kapasitas mesin 250cc dan sudah
injection..”
Badrus;”
bussset, loe pikir motor, ini onta bego..”
Pnjual : “
maaf,maaf… biasa jualan didieler motor..
onta ini spesial pak..”
Badrus :”
emang spesialnya apa pak..?”
Pnjual :” onta
inimenggunakan sensor suara, onta ini akan jalan jika anda bilang “BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM”
dan berhrnti bila anda bilang “SUBHANALLAH” dan akan lari sangat cepat bila
anda bilang “ALHAMDULILLAH”
Badrus:” ya,ya
saya paham, cepat bungkus ontanya dan ini uangnya…’
Pnjual: “ya
pak..”
Singkat cerita
onta pun sudah terbeli. Lomba akan di adakan esok hari, pak badrus pun sudah
belajar mengedrai ota tersebut tetapi
pada saat latihan badrus lupa tidak menciba onta dengan mode sepat.
Hari pertandingan
pun tiba, Badrus sudah siap di garis start dan ia ingat akan ucapan sang
penjual, onta akan lari cepat bila saya mengucap “SUBHANALLAH”. Lomba pun
dimulai badrus mulai dengan mengucap “BISMILLAH” ontanya pun jalan tetapi
denagan perlahan lalu sampai akhirnya badrus tertinggal, kemudian badrus bilang
“ALHAMDULILLAH” berkali-kali, benar saja onta itu langsung lari sangat
cepatsampai akhirnya badrus menjadi nomer satu, tetapi ada belokan jalan
didepan badrus pun tidak bisa mengendalikannya, sampai akhirnya melewati
pembatas jalan dan badrus terus mengucap “SUBHANALLAH” berkali kali sampai
akhirnya onta itu pun berhenti tepat didepan jurang yang sangat terjal, dengan reflex
badrus mengucap “ALHAMDULILLAH” akhirnya onta itu jatuh ke jurang… hahahaha
SYAFRI
19
Teks Prosedur Kompleks
Pengertian Prosedur Kompleks
Prosedur Kompleks adalah jenis teks yang berisi
langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai
tujuan yang diinginkan. Langkah-langkah itu biasanya tidak dapat dibalik-balik,
tetapi apabila teks prosedur mengandung langkah-langkah yang dapat
dibalik-balik, teks tersebut
disebut protokol.
Struktur Teks Prosedur Kompleks
a. Tujuan yang akan dicapai
Berisi tujuan dari pembuatan teks prosedur kompleks atau hasil
akhir yang akan dicapai (dapoat berupa judul).
a. Langkah-langkah
Berisi cara-cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan
(biasanya tidak dapat diubah urutannya)
Kaidah Teks Prosedur Kompleks
Berikut berupa kaidah yang berlakuu pada teks prosedur komppleks
a. Di dalam teks prosedur kompleks banyak djumpai kalimat perintah
b. Konsekuensi dari penggunaan kalimat perintah, banyak pula pemakain kata
kerja imperatif, yakni kata yang menyatakan perintah, keharusan atau larangan.
c. Teks prosedur kompleks juga menggunakan konjungsi atau kata penghubung
atau kata penghubung yang menyatakan urutan kegiatan.
d. Dalam teks sejenis, banyak pula digunakan kata katta penunjukk waktu.
Struktur Teks
Teks prosedur komplek terdiri atas pendahuluan, pembahassan, dan penutup.
Pendahuluan diisi dengan pengantar yang berkaitan dengan petunjuk yang akan
dikemukakan pada bagian pembahasan.
Pembahasan diisi dengan petunjuk atau langkah-langkah pengerjaan sesuatu yang
disusun secara sistematis. Pada umumnya, penyusunannya, mengikuti urutan
waktu atau bersifat kronologis.
Penutup diisi dengan kalimat-kalimat seperlunya, tidak berupa kesimpulan.
Prinsip
a. Makna kata, istilah dalam teks
prosedur kompleks
b. Kata-kata baku dan tidak baku
dalam teks prosedur komleks.
c. Pengenalan ciri
bahasa teks prosedur kompleks
d. Ciri bahasa yang dipergunakan
dalam teks prosedur kompleks adalah bahasa dengan mempergunakan kaidah baku dan
komunikatif.
Ciri Kebahasaan
Ø
Konjungsi Temporal
(kata penghubung waktu)
Macam-Macam Konjungsi
a. Konjungsi waktu : sesudah,
setelah, sebelum, lalu, kemudian, setelah itu
b. Konjungsi gabungan : dan, serta,
dengan
c. Konjungsi pertentangan : tetapi,
akan tetapi, namun, melainkan, sedangkan
d. Konjungsi pilihan : atau
e. Konjungsi penegasan/penguatan :
bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun
f. Konjungsi pembatasan :
kecuali, selain, asal
g. konjungsi tujuan : agar, supaya,
untuk
h. Konjungsi persyaratan : kalau,
jika, jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila
i. Konjungsi perincian :
yaitu, adalah, ialah, antara lain, yakni
j. Konjungsi penjelasan : bahwa
k. Konjungsi sebab akibat : karena,
sehingga, sebab, akibat, akibatnya
l. Konjungsi perbandingan :
bagai, seperti, ibarat, serupa
m. Konjungsi penyimpulan :oleh sebab itu, oleh
karena itu, jadi, dengan demikian
Ø
Kata Baku dan Tidak Baku
Kata Baku adalah kata standar, pokok, atau utama yang
menjadi tolok ukur yang berlaku
contoh :
Baku-Tidak Baku
Aktif-Aktip
Aktivitas-Aktifitas
Apotek-Apotik
Analisis-Analisa
Asas-Azas
Atlet-Atlit
Atmosfer-Atmosfir
Cenderamata-Cinderamata
Definisi-Difinisi
Februari-Pebruari
Hakikat-Hakekat
Hipotesis-Hipotesa
Hierarki-Hirarki
Ijazah-Ijasah
Izin-Ijin
Jadwal-Jadual
Jenazah-Jenasah
Ø
Partisipan Manusia
Meliputi pronomina atau kata ganti yang digunakan untuk
penyebutan berikutnya, seperti –nya (kata ganti orang ketiga tunggal) yang
mengacu pada subjek (orang)
Contoh :
Jika pengendara melakukan
pelanggaran,tentu pihak yang berwajib menilangnya.
Ø
Verba
a. Verba material : verba yang
mengacu pada tindakan fisik (melakukan, memukul, menilang)
b. Verba tingkah laku : verba yang
mengacu pada sikap yang dinyatakan pada ungkapan verbal (bukan sikap mental
yang tidak tampak), seperti menerima, menolak.
Contoh teks prosedur kompleks
prosedur menggunakan mikroskop
- Peganglah lengan mikroskop dengan salah satu tangan dan tangan lain menyangga kaki mikroskop. Letakkan mikroskop di atas meja pengamatan dengan bagian lengan tepat berada di hadapanmu. Lalu, lensa dan cermin dengan menggunakan kertas tisu. Setelah dibersihkan, pasangkan lensa okuler dengan perbesaran lemah.
- Agar didapat medan penglihatan yang baik, putarlah revolver sehingga diperoleh perbesaran terkecil pada lensa objektif yang searah dengan lensa okuler dan tubus okuler.
- Putarlah cermin mikroskop ke arah sumber cahaya sambil melihat melalui lensa okuler sehingga diperoleh medan yang terang tanpa bayangan benda lain.
- Letakkan preparat yang akan kalian amati di atas meja benda, lalu jepitlah dengan penjepitnya sehingga cahaya yang terkumpul dalam kondensor menembus kaca benda.
- Untuk mencari fokus, lakukanlah dengan dua cara berikut ini.
- Perbesaran lemah. Lensa okuler dengan perbesaran 5 kali dan lensa objektif dengan perbesaran 10 kali dapat diartikan bahwa preparat diamati dengan perbesaran 50 kali. Dengan cara menurunkan lensa okuler serendah mungkin, lensa objektif juga diturunkan sampai berjarak kira-kira 8 mm dari kaca preparat. Setelah itu, arahkan salah satu mata kalian ke lubang lensa okuler sambil memutar-mutar makrometer sampai diperoleh gambaran preparat yang jelas.
- Perbesaran kuat. Lensa okuler dengan perbesaran 12,5 dan lensa objektif dengan perbesaran 60 kali sehingga preparat dapat diamati dengan perbesaran 750 kali. Mulailah dengan menutup preparat dengan kaca penutup, lalu naikkan kondensor sampai mau menyentuh kaca preparat (objek), kemudian bukalah diafragma selebar-lebarnya dan turunkan lensa objektif sampai hampir menyentuh kaca penutup preparat. Setelah itu, dengan makrometer, naikkan lensa objektif sampai diperoleh gambaran preparat yang jelas.
6. Setelah mikroskop selesai digunakan, bersihkanlah lensa objektif dengan menggunakan xylol.
Kelompok 1
Amalia Izzati H (03)
Ellda Salwa F (06)
Jesica Reffi P (10)
Ratu Leonita BP (14)
Sukma Hajar K (18)
Vellanika Julia L (21)
Teks Anekdot
1. Pengertian Anekdot
Anekdot adalah cerita singkat yang lucu
dan menarik berupa sindiran yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang
sebenarnya.
2. Tujuan Anekdot
Tujuan utamanya untuk mengungkapkan kebenaran dengan humor
yang menyindir.
3. Struktur Anekdot
- 1) Abstraksi: Bagian awal paragraf yang
member gambaran tentang cerita
- 2) Orientasi: Bagian yang menunjukan
latar belakang isi teks
- 3) Krisi: Bagian dimana terjadi hal
atau masalah yang unik
- 4) Reaksi: Bagian penyelesaian masalah
yang tumbuh dikrisis
- 5) Koda: Bagian akhir cerita
4. Kaidah Anekdot
- 1. Harus sesuai struktur
- 2. Bahasa lugas
- 3. Mengandung kebenarann/factual
- 4. Mengandung pelajaran
- 5. Berupa lelucon
- 6. Berupa lelucon ataupun cerita
yang menarik
- 7. Di dalamnya terkandung kebenaran
tertentu yang bias menjadi bahan pelajaran bagi khalayak
5.Ciri-Ciri Anekdot:
- 1. Tokoh Faktual
- 2. Memiliki alur/plot
- 3. Memiliki latar waktu, tempat, dan
latar suasana
6.Contoh Artikel Anekdot:
LARI PAGI
Saat sabtu malam(karena malam minggu terlalu mainstream),ada 3 pemuda yang
berjanji bahwa besok mereka akan lari pagi. Mereka adalah Tono, Toni dan Tino.
Keesokan harinya sehabis subuh mereka sepakat mereka akan lari pagi sepanjang 7
km. Karena kesepatan barusaja terjadi,mereka lupa tidak membawa air minum yang
cukup. Sambil berlari mereka juga mencari toko yang menjual air minum dan sudah
buka. Setelah beberapa lama akhirnya mereka bertiga pun menemukannya. Langsuung
saja mereka menyerbu toko itu bak perampok.
Tono: “bu,pesen air minum dalam kemasan satu bu”
Penjaga toko: “baik”
Toni: “dua bu dua”
Tino: “eh aku juga aku juga”
Tono: “oh berarti tiga ya bu”
Sang ibu penjaga toko pun masuk daan mengambil minuman yang dimaksud.
Setelah menyerahkan minuman itu ........
Tono: “bu,ibu ini gimana sih,katanya pembeli adalah raja. Raja kan harus
mendapatkan apa saja yang dia mau bu. Jadi harusnya ibu tau dong yang dimaksud
tiga itu buka tiga gelas bu,tapi TIGA BASKOM.
Penjaga toko: “ternganga”
Kelompok 2:
- ·
Refsi Putera A/15
- ·
Satria Kukuh S.M/17
- ·
M.Bayu Wasesa/13
- ·
Syafri Faisal W/19
- ·
Abi Wuryantoko/1
- ·
M.Shendy C.jr/12
Teks Eksposisi
Teks eksposisi adalah sebuah teks yang dapat
menceritakan pendapat pribadi Anda terhadap suatu permasalahan, seperti sebuah
anjuran.
Struktur Teks
Eksposisi ada 3, yaitu :
1. Pernyataan pendapat (tesis)
Pada bagian ini, berisikan pendapat atau prediksi sang penulis yang tentunya
berdasarkan sebuah fakta. Contoh: “Media itu mengangkat hasil riset dari
McKinsey dan Standart Chartered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan
melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.”
2. Argumentasi Alasan penulis yang berisikan
fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat atau prediksi sang penulis. Contoh:
“Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok
consuming class.” Nah, terbukti kan bahwa fakta tadi mendukung tesis sang
penulis. ‘.
3. Penegasan Ulang Pendapat Ini
merupakan bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali
atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.
Pada bagian ini pula bisa disematkan hal-hal yang patut diperhatikan atau
dilakukan supaya pendapat atau prediksi sang penulis dapat terbukti. Contoh: “Besarnya potensi Indonesia dan
sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini. Apabila potensi itu tidak
diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita
begitu asyik denga urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan
menjadi kenyataan.” Jadi dapat disimpulkan bahwa struktur teks eksposisi
memiliki kesinambungan secara berurutan.
Karakteristik Teks Eksposisi :
1.
Penggunaan Pronomina Pronomina ini biasanya digunakan dalam menyatakan
pendapat. Pronomina yang sering digunakan seperti kita, kami, dan saya.
Terlebih kata pronomina saya banyak digunakan ketika menyatakan pendapat
pribadi.
2.
Menggunakan konjungsi Konjungsi yang banyak digunakan adalah “pada
kenyataannya”, “kemudian”, dan “lebih lanjut”. Konjungsi tersebut digunakan
untuk menghubungkan fakta-fakta supaya fakta-fakta yang disajikan runtut.
3.
Argumentasinya satu sisi Yaitu sisi yang mendukung atau sisi yang
menolak.
Ciri-ciri
dari eksposisi, antara lain adalah:
- Berusaha
menjelaskan tentang sesuatu
- Gaya
bersifat informatif
- Fakta
dipakai sebagai alat kontribusi
- Fakta
juga dipakai sebagai alat konkritasi
- Paragraf eksposisi umumnya
menjawab tentang askadimega
Tujuan dari
eksposisi untuk memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca
bertambah.
Contoh Teks eksposisi :
Information for education AiBi AiBi
‹ › Home View web version J a n u a r y 9 , 2 0 1
4 Contoh Teks Eksposisi
1.
Wortel merupakan salah satu sayuran yang paling populer di dunia. Wortel
sering dilibatkan dalam berbagai masakan seperti sup ayam atau salad. Wortel
mengandung sekitar 88% air, 7% gula, 1% protein, 1% serat, 1% abu, dan 0,2%
lemak. Wortel kaya akan antioksidan, mineral, dan sejumlah nutrisi lainnya yang
baik bagi kesehatan tubuh.
2.
Sayuran wortel ini ternyata juga sangat nikmat jika dibuat jus. Manfaat jus wortel bagi
kesehatan tubuh antara lain menjaga kesehatan mata, mencegah rabun senja,
mencegah penyakit kanker, dan menghilangkan racun dalam tubuh. Selain dibuat
jus, wortel juga berguna untuk obat
tradisional, adapun manfaatnya yaitu mengobati demam pada anak, menghilangkan
nyeri haid, dan menyembuhkan luka bakar.
3.
Manfaat jus wortel yang paling utama adalah memberikan asupan vitamin A
untuk tubuh sehingga kesehatan mata dapat terjaga. Selain itu manfaat wortel
juga bisa digunakan sebagai obat tradisional. Berdasarkan strukturnya: Nomor 1
→ Pernyataan pendapat (tesis) Nomor 2 → Argumentasi Nomor 3 → Penegasan ulang
sumber :
http://defajha.blogspot.com/2013/10/pengertian-struktur-dan-karakteristik.html
Kelompok 3 :
1. Aqil Brilliant H
(02)
2. Azzumardie Azra
(04)
3. Diah Nur Indah
Y (05)
4. Khaulatussalma (11)
5. Rizki Adelia
(16)
6. Velia
Ariany
(20)
Teks anekdot
Suatu hari, listrik di rumah pribadi hampir habis dan harus di isi pulsanya, Aku memutuskan untuk pergi ke minimarket terdekat. Dan sewaktu akan membayar, terjadi percakapan berikutAku : mbak, mau ngisi pulsa listrik bisa????Pegawai : oh, bisa mas...Aku : Ya udah mbak, ini nomernyaPegawai : Woles mas, masih persiapan buka program transaksi, maklum, hari gini masih leletAku,: OkeeeeePegawai : Berapa nomornya mas???Aku : Ini mbak (menunjukan secarik kertas berisikan nomor listtik)Pegawai : oke mas, 113 ribu rupiah ya masAku: okeeDan sewaktu mengambil dompet, terjadi insiden yang tidak di sengaja. Aku kesulitan mengambil dompet. Hingga aku memutuskan untuk berkataAku : Maaf mbak, saya buka celana dulu, dompetnya nyangkutPegawai : Dasar! Otak mesum **&&%#!#@#@$!@#@&%!!!!!!!!!
Bayu wasesa - 13
Older Post